TENGGER BRANG KIDUL: DIALEKTIKA KEHIDUPAN BERAGAMA PADA MASYARAKAT DESA NGADAS, KECAMATAN PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.47532/cakrawarti.v1i1.594Keywords:
representasi, toleransi, agamaAbstract
Isu dekadensi dalam konteks toleransi antaumat beragama saat ini menjadi salah satu masalah sosial yang dihadapi bangsa Indonesia. Perbedaan agama dalam masyarakat seringkali memicu konflik dalam masyarakat, tetapi hal tersebut berbeda dengan kehidupan masyarakat Tengger Brang Kidul di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten, Malang, Jawa Timur. Masyarakat Tengger di Desa Ngadas merupakan bagian masyarakat etnik Tengger yang memiliki potret kehidupan penuh toleransi antarumat beragama. Masyarakat di desa ini memiliki keunikan dari eksistensi masyarakat Tengger di daerah lain karena masyarakat setempat hidup dalam keragaman agama, yakni Buddha Jawa Sanyata, Hindu, dan Islam. Tradisi yang menjadin ruh kehidupan mereka juga memperkuat iman masyarakat dalam beragama, bermasyarakat, dan bernegara.



