ANALISIS ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN BERBASISKEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJAPEMASARAN PADA PENGRAJIN KEBEN DI BANJARTANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATANSUSUT KABUPATEN BANGLI
DOI:
https://doi.org/10.47532/cakrawarti.v3i1.565Keywords:
Orientasi Kewirausahaan, Nilai Kearifan Lokal, Kinerja Pemasaran Pengrajin KebenAbstract
Penerapan orientasi kewirausahaan merupakan hal yang penting bagi para pelaku ekonomi. Ketatnya persaingan menuntut pelaku usaha melakukan inovasi yang terusmenerus. Inovasi yang dilakukan tentu saja tidak melupakan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada masyarakat setempat. Kondisi ini mengarahkan para pengrajin keben di banjar Tanggahan Peken untuk menerapkan orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal. Kajiankajian mengenai kearifan lokal banyak dikaitkan dengan nilai-nilai,kebiasaan dan tradisi yang positip dari suatu masyarakat dari sudut pandang sosial,budaya dan lingkungan.Keben sebagai salah satu alat untuk tempat persembahan umat Hindu kepada Tuhan Yang Maha Esa juga biasa di pakai pada acara-acara adat lainnya, sehingga keben memiliki makna yang erat kaitannya dengan pelaksanaan upacara dan adat. Inovasi pada pembuatan dan desain keben sangat perlu dilakukan mengingat kerajinan keben ini merupakan penopang perekonomian rakyat di banjar Tanggahan Peken yang menjadi mayoritas mata pencaharian penduduk di sana. Setiap bentuk keben dan corak yang menghiasinya diambil dari nilai-nilai kearifaan lokal masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal sebagai upaya meningkatkan kinerja pemasaran pengrajin keben di Banjar Tanggahan Peken. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan instrumen penelitian wawancara , observasi dan juga studi dokumentasi. Hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menjelaskan bahwa 1) perkembangan usaha kerajinan keben di Banjar Tanggahan Peken mengalami pasang surut, dari jumlah pengrajin mengalami penurunan, akan tetapi dari jumlah pengepul mengalami peningkatan. 2) Penerapan orientasi kewirausahaan berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kinerja pemasaran usaha kerajinan keben, hal ini menuntut para pengrajin agar selalu melakukan inovasi, bersikap proaktif dan berani menanggung resiko.



