KONSEP NEO-TRADISIONAL DEVELOPMENT DI KECAMATANUBUD KABUPATEN GIANYAR BALI SERTA DAMPAKTERHADAP BALI

Authors

  • I Putu Putra Jayawardana Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mahendradatta Author

Abstract

Menentukan efek dari pengembangan neo-tradisional pada transportasi, perlu dipahami apa yang menyebabkan orang untuk melakukan pergerakan dan mengapa mereka memilih untuk berkendara, berjalan, atau menggunakan moda-moda lainnya. Pada kawasan perumahan, pengembangan konsep neo-tradisional. Jarak adalah penentu perilaku orang untuk beraktifitas dengan moda apa yang harus digunakan untuk melakukannya. Zona yang lengkap dan memiliki jarak yang dekat membuat perilaku orang untuk melakukan aktifitas dengan berjalan kaki (Pedestrian) Tujuan penelitian disini apakah ubud menerapkan konsep neo tradisional dengan mengasumsikan dari data-data sekunder yang didapat dari sumber-sumber yang terkait.yaitu banyaknya kendaraan yang telah membayar PKB Di Kabupaten Gianyar Tahun 2008 dengan Luas Wilayah Daerah Kabupaten Gianyarper Kecamatan Tahun 2008, Jumlah Penduduk Hasil Registrasi, Sex Ratio Dan Kepadatan Penduduk Di Kabupaten Gianyar Dirinci Per Kecamatan Akhir Tahun 2008. Serta membandingkan dengan sistem neo tradisional di Stockholm swedia. Gianyar khususya daerah ubud masih cukup kuat didalam menerapkan konsep neo tradisional dan untuk diterapkan serta dilestarikan didaerahnya seperti budaya berjalan kaki (pedestrian), sebab moda ini ini dianggap efisien serta efektif didalam kabupaten yang memiliki tingkat sumber daya alam yang bersih dan asri sehingga membuat daya tarik wisatawan menjadi lebih lagi.selain itu ubud memiliki jumlah kendaraan yang minim didalam satu keluarga yaitu mempunyai kendaraan bermotor sejumlah 1 buah. Yang hasilnya bisa dilihat dari hasil pembahasan pada bab 3. Serta dukungan dari pemerintah kabupaten serta investor yang bekerja sama didalamnya, dan turut serta peran dari masyarakat yang memiliki khas atau adat untuk tetap melestarikan budaya yang mereka miliki.

References

Aryunda,Hany 2010. Efek Transportasi

Perkembangan Neo-Tradisional.Jakarta

Berman, Michael Aaron. 1996. The

Transportation Effects of Neo-Traditional

Development. California: SAGE Publisher.

Llewelyn-Davies. 2007. Urban Design

Compedium 1. London: English

Partnerships & The Housing Coorporation.

Miro, Fidel.2004. Perencanaan

Transportasi. Jakarta : Erlangga

http://rathikumara.blogspot.com/2010/06/ub

ud

www./gianyardalamangka/com

http://www.indonesiamedia.com/2012/08/25

/kota-kota-terbersih-di-dunia.

Downloads

Published

2026-01-09