KAJIAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT PETERNAKAN SAPISIMANTRI GAPOKTAN SAPI BULIT DI DESA DANGINTUKADAYA, KECAMATAN JEMBRANA, KABUPATENJEMBRANA
Keywords:
Biogas, kompos, simantriAbstract
Kabupaten Jembrana Sebagai adalah satu dari sembilan kabupaten di Propinsi Bali, yang terletak di belahan barat pulau Bali memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut: a) sebelah utara dengan Kabupaten Buleleng, b) sebelah Timur, Kabupaten Tabanan, c) sebelah selatan, Samudra Indonesia, dan d) sebelah barat adalah Selat Bali. Posisi membentang dari 8o 09’30” sampai 8o 28’02” lintang selatan, dan 114o 25’53” sampai 114o 56’38” bujur timur, dengan topografi Kabupaten Jembrana yang memiliki luas wilayah mencapai 84.180 hektar tersebut bergelombang dan berbukit di bagian utara, dan landai di bagian selatan. Rata-rata ketinggian wilayah Kabupaten Jembrana mencapai 306,84 meter di atas permukaan laut dengan titik tertinggi hanya 700 meter. Kabupaten Jembrana memiliki pantai sepanjang 78 km dan dilalui 37 sungai dengan panjang keseluruhan mencapai 495,8 kilometer. Simantri atau Sistem Pertanian Terintegrasi merupakan sebuah program Pemerintah Provinsi Bali yang mengintegrasikan kegiatan pertanian dan peternakan. Pengelolaan limbah padat di peternakan sapi Simantri Kecamatan Jembrana yakni pengolahan biogas dan pembuatan kompos belum berlangsung optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan laju komposisi limbah padat peternakan sapi Simantri, mengevaluasi pengelolaan limbah padat dan menentukan strategi penerapan teknologi pengolahan biogas dan kompos. Pada penelitian ini dilakukan pengklasifikasian berdasarkan peternakan yang pengolahan biogasnya masih beroperasi, pengolahan komposnya masih beroperasi dan peternakan yang pengolahan biogas dan komposnya beroperasi. Sehingga diperoleh teknologi pengelolaan limbah padat berbasis 2R yang dapat diterapkan. Total laju timbulan limbah padat peternakan sapi Simantri Gapoktan sapi bulit, Kecamatan Jembrana. Peternakan Sapi Simantri sapi Simantri Gapoktan sapi bulit Kecamatan Jembrana yang masih melakukan pengelolaan limbah padat dengan melakukan pengolahan biogas dan pembuatan kompos dengan intensif dan melakukan inovasi dalam teknologi pengolahan biogas dan kompos.
References
Mulyono, D, ―Pemanfaatan Kotoran Ternak
Sebagai Sumber Energi Alternatif dan
Peningkatan Sanitasi Lingkungan,‖ Jurnal
Teknologi Lingkungan, Vol. 1, No. 1 (2000)
27-32.
Jorgensen, P. J, Biogas-Green Energy,
Digisource Danmark A/S (2009).
Prihandini, P. W. dan T. Purwanto,
Petunjuk Teknis Pembuatan Kompos
Berbahan Kotoran Sapi, Grati, Pusat
Penelitian dan
Pengembangan Ternak (2007).
Profil Buku Jembrana, (Bappeda
Kabupaten Jembrana: Negara, 2007), hal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuranita Naningsi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




