ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGANEKONOMI KREATIF (STUDI KASUS KOTA DENPASAR)

Authors

  • I Ketut Simpen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mahendradatta Author

Keywords:

ekonomi kreatif, industry kecil, budaya dan pariwisata

Abstract

eranan sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional selama ini cukup besar, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja. Sumbangan sector ini terhadap produk domestic bruto (PDB) pada 2002-2006 rata-rata Rp 104,64 triliun dan menyerap 5,4 juta tenaga kerja. Dengan karakteristik seperti ini, pengembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar akan menjadi sangat strategis dalam memecahkan masalah besar yakni pengangguran dan kemiskinan. Untuk itu, dilakukan penelitian quantitative research yaitu melalui pendekatan quantitative survey dengan menggunakan kuisoiner berstruktur dan desk research atas materi terkait terhadap 14 subsektor industry kreatif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif , untuk menggambarkan tentang potensi masing-masing sub sector industry kreatif yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan industry pengolahan di Kota Denpasar mampu memberikan sumbangan sebesar Rp 1.120.034,83 (dalam jutaan rupiah) terhadap PDRB Kota Denpasar, yang menempati urutan ke-empat setelah sector perdagangan, hotel dan restoran Rp 3.358.710,20 (dalam jutaan rupiah); Keuangan persewaan dan jasa perusahaan : Rp 1.389.420,29 (dalam jutaan rupiah); Pengangkutan dan komunikasi : Rp 1.202.772,87 (dalam jutaan rupiah). Adapun potensi ekomoni kreatif di kota Denpasar meliputi : (1) Sektor pertanian kreatif berbasis budaya; (2) Sektor pariwisata budaya; (3) Sektor kuliner/pangan; dan (4) Sektor industry kreatif (14 sub sector). Pengembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar dapat dijadikan landasan yang kuat sebagai pilar industry kreatif yaitu terciptanya insan-insan kreatif; perusahaan kecil tumbuh dan berkembang berdasarkan diferensiasi produk melalui kreativitas; tumbuhnya teknologi yang memperdaya ide kreatif dan mampu memtrasnportasi ide menjadi karya nyata; pemanfaatan bahan baku local yang mampu menciptakan nilai tambah produk serta ramah lingkungan dan sesuai dengan budaya local; masyarakat makin terbuka terhadap produk kreatif; dan tercapainya kepercayaan yag tinggi oleh lembaga keuangan terhadap pembiayaan industry kreatif.

References

Mari Elka Pangestu, Dr. 2008.

Pengembangan Industri Kreatif

Menuju Visi Ekonomi Kreatif

Indonesia 2025. Dep.

Perdagangan, RI.

BPS. Jakarta, 2007

Bappeda Kota Denpasar. 2008. Database

UKM Sektor Riil, Bappeda Kota

Denpasar.

BPS Kota Denpasar. 2009. Denpasar

dalam Angka 2009.

Yellow Pages 2009-2010

Downloads

Published

2026-01-09