PENGGUNAAN MOL HIJAU PADA TANAMAN KAKAO DI DESADANGINTUKADAYA, KECAMATAN JEMBRANA, KABUPATENJEMBRANA
Keywords:
Mol hijau, Kakao (Glirisidia sepium), Planococcus minorAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mol hijau untuk tanaman kakao (Theobroma cacao L) Kakao merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Produksi biji kakao sering mengalami penurunan. Salah satu faktor penyebabnya adalah serangan hama kutu putih (Planococcus minor). Serangga ini menghisap buah yang masih kecil sehingga buah akan mengering dan pertumbuhan buah terhambat. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak tepat akan berdampak buruk. Larutan MOL (Mikroorganisme Lokal) adalah larutan hasil fermentasi yang dibuat dari bahan-bahan yang ada disekitar kita. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani tentang tujuan, manfaat dan mekanisme penggunaan mol hijau untuk mengurangi dampak penggunaan pestisida kimia. Mol hijau sangat efektif dalam mematikan kutu putih pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di desa dangin tukadaya Kecamatan Jembrana, kabupaten Jembrana.
References
Maswadi. 2011. Agribisnis Kakao dan
Produk Olahannya Berkaitan dengan
Kebijakatan Tarif Pajak di Indonesia. J.
Perkebunan & Lahan Tropika. 1: 23-30.
Pracaya, 2007.. “Hama dan Penyakit
Tanaman.”. Jakarta: Penebar
Swadaya. Badan Pusat Statistik,
Kabupaten Bangli 2001.Bangli dalam
angka tidak dipublikasikan.
Siregar, Tumpal. 2004.”Cokelat”. Jakarta:
Penebar Swadaya.
Sumarno, E. 2015. “Jenis-Jenis Serangga
Hama Berdasarkan Tingkat
Kerusakan Yang Ditimbulkan.
Universitas Halu Oleo. Kendari.
Wijaya,S.Y. 2007. “Kolonisasi Semut Hitam
(Dolichoderus thoracicus smith) pada
tanaman Kakao (Theobroma cacao
L.) Dengan Pemberian Pakan
Alternatif. (Skripsi). Universitas
Sebelas Maret. Surakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuranita Naningsi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




