POLA TATA RUANG BALI SEBAGAI IDENTITAS KAWASANPERKOTAAN

Authors

  • I Made Agus Mahendra Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mahendradatta Author

Keywords:

Tata ruang tradisional Bali ,Identitas kota,kawasan Perkotaan .

Abstract

Tata ruang bali memiliki keunikan dan pola tersendiri. Ini dapat dilihat dari pola tata ruang tradisional bali yang erat kaitannnya dengan adat serta Nilai-nilai luhur budaya Bali, yaitu hal-hal yang dianggap baik dan berharga dalam Keberlanjutan kehidupan masyarakat dan kebudayaan mencakup satu rentangan unsur-unsur abstrak yang terdiri dari Unsur Filosofis, Unsur Nilai,Unsur Konsep,Unsur Norma dan Aturan. Keberadaan kawasan Perkotaan tidak lepas dari identitasnya,Identitas sebuah kawasan merupakan keunikan kondisi, karakteristik dan penciptaan citra (image) dalam pikiran seseorang yang sebelumnya tidak pernah dipahami,Inilah konsep-konsep identitas yang membedakannya dengan kota lainya. identitas dalam setiap kawasan sangat diperlukan bahkan sebagai syarat utama untuk konsep pengembangan dan jati diri sebuah perkotaan.penelitian ini menggunakan metoda kualitatif dengan menerapkan pendekatan deskriptif,Hermeneutik dan studi literature. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Seperti apa pola tata ruang bali yang dapat menjadi identitas kawasan perkotaan.Dari pemahaman tentang penelitian ini , maka diperoleh manfaat dan hasil yang diperoleh pada level konseptual penjelasan tentang pola tata ruang bali dapat digunakan sebagai penanda sebuah identitas kota dalam hal makna dan spirit. kedepannya Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan dalam menentukan pola identitas pengembangan kawasan perkotaan

References

Adhika, I Made. 1994. Peran Banjar dalam

Penataan Komunitas, Studi Kasus Kota

Denpasar. Bandung: Tesis Program S2

Jurusan Perencanaan Wilayah dan

Kota ITB

Alit, I Ketut, 2004. Morfologi Pola Mukiman

Adati Bali: Jurnal Permukiman Natah. 2

(2).

Astika, Sudhana Ketut, dkk. 1986. Peranan

Banjar pada Masyarakat Bali.

Denpasar: Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan

Dokumentasi Kebudayaan Daerah.

Bappeda Tingkat I Bali dan Universitas

Udayana. 1982. Pengembangan

Arsitektur Tradisional Bali untuk

Keserasian Alam Lingkungan, Sikap

Hidup, Tradisi dan Teknologi.

Denpasar: Bappeda Tingkat I Bali.

Budihardjo, Eko. 1986. Architectural

Conservation in Bali. Yogyakarta:

Penerbit Gajah Mada University Press.

Budihardjo, Eko. 1998. Percikan Masalah

Arsitektur Perumahan Perkotaan

Yogyakarta: Gadjah Mada University

Press.

Dwijendra. Ngakan Ketut Acwin. (2003).

Perumahan dan Permukiman

Tradisional Bali. Bali: Jurnal

Permukiman“Natah”. Asian Journal of

Environment, History and Heritage 1(1)

Gelebet, I.N.M., I W., Negara Yasa, I M.,

Suwirya, I M.,Surata, I N 1985.

ArsitekturTradisional Daerah Bali,

Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan: Proyek Inventarisasi dan

Dokumentasi Kebudayaan Daerah.

Gelebet, I Nyoman. 1984. Pengaruh

Teknologi pada Permukiman

Tradisional. Denpasar: Fakultas Teknik

Univeristas Udayana.

Julia Winfield‐Pfefferkorn, The Branding of

Cities : Exploring CityBranding and

Importance of Brandi Image, Master

Thesis, The Graduate School of

Syracuse University, 2005.

Kostof, S., 1991, The City Shaped: Urban

Patterns and Meanings Through

History, Thames and Hudson, London

Kevin Lynch, Good City Form, M.I.T Press,

Massachusetts, 1984

Meganada, I Wayan. 1990. Morfologi Grid

Paterrn Pada Desa di Bali. Bandung:

Program Pasca Sarjana S-2

Arsitektur,Institut Teknologi Bandung

Parwata, I. W. 2004. Dinamika Permukiman

Perdesaan Pada Masyarakat Bali.

Denpasar: Direktorat Jenderal

Pendidikan

Paturusi, Syamsul Alam. 1988. Pengaruh

Pariwisata terhadap Pola Tata Ruang

Perumahan Tradisional Bali. Bandung:

Thesis S2 Program Perencanaan

Wilayah dan Kota ITB.

Rappoport, Amos. 1977, Human Aspects

of Urban Form. Oxford : Pergamon

Press.

Setiada, N. K. 2003. Desa Adat Legian Di

Tinjau Dari Pola Desa Tradisional Bali.

Jurnal Permukiman Natah. 1 (2).

Sinamo H. J. 2007. Manusia, Kota, dan Etos

Pembangunan. Seminar Internasional

The Knowledge City: Spirit, Character,

and Manifestation. 13-14 November

2007. Danau Toba Convention Hall,

Medan, Indonesia. 40 Budihardjo,

Rachmat. (2013). Konsep Arsitektur

Bali Aplikasinya pada Bangunan Puri.

Yogyakarta: Nalars Volume 12 No 1.

Rossi, Aldo., The Architecture of The City,

The MIT Press, Cambridge, 1982

Soebandi, Ketut. 1990. Konsep Bangunan

Tradisional Bali. Denpasar: Percetakan

Bali Post.

Spreiregen, P. D. 1965. Urban Design: The

Architecture of Towns and Cities. New

York: McGraw Hill Book Company.

Sulistyawati, dkk. 1985. Preservasi

Lingkungan Perumahan Pedesaan dan

Rumah Tradisional Bali di Desa Bantas,

Kabupaten Tabanan. Denpasar: P3M

Universitas Udayana

Downloads

Published

2026-01-09