ANALISIS KEPUASAN CUSTOMER MENGGUNAKAN PENDEKATANMODEL KANO DAN APLIKASI QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT(QFD) DAN TEORIYA RESHENIYA IZOBRETATELSKIKH ZADATCH(TRIZ) UNTUK MENINGKATKAN MUTU LAYANAN JASAPERBANKAN(Studi Kasus di PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Bangli)

Authors

  • Mardiki Supriadi Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mahendradatta Author

Keywords:

Kano, quality function deployment (QFD), theoriya resheniya izobretatelskikh zadatch (TRIZ)

Abstract

Persaingan antar lembaga perbankan yang terjadi pada saat ini membuat nasabah semakin hati-hati dalam memilih lembaga perbankan yang dipercaya. Apabila nasabah mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan yang diinginkan maka pihak manajemen bisa kehilangan kepercayaan nasabah. Pada akhirnya nasabah akan mencari lembaga perbankan lain. Hal ini merupakan suatu kerugian bagi pihak manajemen. Pihak manajemen seharusnya melakukan perbaikan kualitas pelayanan untuk terus mendapatkan kepercayaan nasabah dan dapat terus berkembang. Oleh karena itu lembaga perbankan perlu membuat Standar Pelayanan Minimal penyelenggaraan layanan perbankan yang sesuai dengan keinginan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standart pelayanan yang sesuai dengan keinginan nasabah serta menyusun prioritas perbaikan kualitas pelayanan yang seharusnya diberikan kepada nasabah bank BRI kantor Bangli. Pendekatan yang dilakukan adalah metode Kano untuk mengkategorikan atribut keinginan nasabah kedalam kategori Kano, metode Quality Function Deployment (QFD) untuk menerjemahkan keinginan nasabah menjadi apa yang harus dihasilkan oleh pihak manajemen bank dan metode Teoriya Resheniya Izobretatelskikh Zadatch (TRIZ) untuk memperbaiki respon teknis yang saling berkontadiksi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Melalui hasil penyebaran kuesioner diketahui 10 variabel keinginan yang dibutuhkan oleh nasabah dan dikelompokkan berdasarkan 3 dimensi Kano. Hasil pengkategorian atribut dengan Kano menunjukkan bahwa masih ada atribut yang terkategori must be dan one dimensional, artinya masih perlu bentuk perbaikan dari pihak manajemen bank. Dari pembentukan matriks House of Quality (HOQ) diketahui bahwa variabel “dokumentasi dan informasi” menjadi prioritas pertama dalam upaya perbaikan dengan nilai tingkat kepentingan tertinggi yakni 19,58% dan tingkat kesulitan 13,10%.

References

A. Theresia. 2001. Integrating Servqual and

Kano’s Model into QFD for service

exellence Development. MCB

university Press

Agung Yuniarto. Hari. 2006. Pengukuran dan

Peningkatan Kinerja Perusahaan

Dalam Kerangka Business Process

re-engineering (BPR) Dengan

Menggunakan Metode Quality

Function Deployment (QFD). Volume

3, Nomor 2, Edisi Mei 2006. ISSN

1693-704 X

Altuntas, Serkhan. 2012. An Approach Based

on TRIZ Methodology and Servqual

Scale to Improve the Quality of

Health-Care service. Bayburt

University

Anindya Lakshitta & Sritomo Wignjosoebroto.

Jurnal of Perancangan Jumbo Bag

Dengan Pendekatan Qfd Dan Triz

Dalam Upaya Peningkatan

Produktivitas (Studi Kasus : Bongkar

Muat Pupuk Di Pt. Petrokimia

Gresik). Intitut Teknologi Sepuluhu

Nopember Surabaya

Buchori, Herry Achmad dan Jasmine Saladin.

2006. Dasar-dasar Pemasaran Bank.

Linda Karya Chi-Kuang Chen †,dkk.

Journal of Developing a TRIZ-Based

Service System Innovation Model for

Aging in Place Chiou chun chuang.

Integrating Kano Model and TRIZ for

Service Innovation of Telehealthcare.

World academy of science

Cohen, Lou. 1995.Quality Function

Deployment, How to Make QFD

Work For You. New York :AddisonWesley Publishing Company.

E.Mulyasa. Implementasi Kurikulum Tingkat

Satuan Pendidikan. Bumi Aksara.

Jakarta. 2009

Ghozali, Imam. 2002. Aplikasi Analisis

Multivariat dengan Program SPSS.

Semarang: Badan Penerbit

Universitas Dipenogoro.

Ginting, Rosnani , 2010. Perancangan Produk

. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Hartono Jogiyanto. 2005. Sistem Teknonogi

Informasi. Yogyakarta : Andi

Kementrian Pendidikan Nasional dan

Kementrian Agama. Buku Materi

Pelatihan Sekolah/Madrasah.

Peningkatan Manajemen Melalui

Penguatan Tata Kelola dan

Akuntabilitas di Sekolah/Madrasah.

Khamseh, Arshadi. 2011. Integrating Kano's

Model into Quality Function

Deployment (QFD) to Optimally Identify and Prioritize the Needs

ofHigher Education (case study:

Engineering Faculty of Tarbiat

Moallem University). Institute of

Interdisciplinary Business Research

Kotler, Philip. 1988. Marketing Management:

Analysis, Planning, Implementation,

and Control.

Prentice Hall. New Jersey

Downloads

Published

2026-01-09