REKONSTRUKSI RUMAH ADAT DAN PELATARAN ADAT SUKUEMBU SOA DESA TOMBERABU 1 KABUPATEN ENDE
Keywords:
Pelataran Adat; Rekonstruksi; Rumah Adat; Suku Embu Soa.Abstract
Suku di Indonesia memiliki rumah adat sebagai lambang kebanggaan maupun identitasyang membedakan dengan suku lainnya. Masyarakat suku embu soa menjadikan rumah adat sebagaipusat segala tradisi kehidupan. Ritual tradisi dilakukan di pelataran rumah adat dan di dalam rumahadat. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adat suku embu soa adalah rusaknya rumah adatserta pelataran adat yang tidak terawat dengan baik. Hal ini dikarenakan adanya faktor alam danmanusia. Beberapa ritual adat masih dilakukan, akan tetapi nilai yang terkandung di dalamnyaberbeda karena tidak melalui rumah adat. Keinginan masyarakat untuk mengembalikan keaslianbudaya menjadi faktor pendorong untuk melakukan penelitian ini. Akan dilakukan penelusuran datamengenai keaslian bentuk dan sistem rumah adat serta konsep penataan pelataran adat. Tujuanpenelitian ini adalah menemukan konsep dalam desain mengenai bentuk, material, prosespelaksanaan rumah adat dan menemukan konsep penataan pelataran adat. Pendekatan teori yangdilakukan dalam penelitian ini adalah teori semiotika.. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif,mengungkapkan data secara deskriptif dengan memaparkan fenomena alam, sosial dan budaya yangdiamati dan dialami oleh masyarakat suku embu soa. Pengumpulan data dilakukan melalui metodewawancara dan observasi lapangan. Sedangkan data dianalisis dengan metode analisis kualitatif
References
Achmad, Z. H., Antariksa, & Nugroho, A. M.
(2017). Kosmologi Ruang Vertikal dan
Horizontal Pada Rumah Tradisional (Sa’
O) Desa Adat Saga. ARTEKS Jurnal
Teknik Arsitektur, 1(2), 171–184.
Google Earth. 2021. Dusun Mbegho Desa
Tomberabu 1 pada Google Earth.
https://earth.google.com/web/@8.755666
12,121.68381621,749.63873687a,602.26
93631d,35y,0h,0t,0r. Diakses pada
tanggal 10 Oktober 2021.
Mukhtar, M. A. (2018). Tahapan
Pembangunan Rumah Tradisional SAO
RIA sebagai Upaya Pelestarian
Masyarakat Adat Suku Lio Dusun Nuaone
Ende. A028–A036.
https://doi.org/10.32315/sem.2.a028
Mukhtar, M. A., Pangarsa, G. W., & Wulandari,
L. D. (2013). Struktur Konstruksi
Arsitektur Tradisional Bangunan
Tradisional Keda Suku Ende Lio Di
Permukiman Adat Wolotolo. Review of
Urbanism and Architectural Studies,
11(1), 16–27.
https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2013.011
.01.2
Radja, V. M., & Dua, I. K. (2019). Tinjauan
Keamanan Lereng Di Desa Tomberabu 1
Kecamatan Ende Kabupaten Ende.
Teknosiar, 13(1), 7–13.
https://doi.org/10.37478/teknosiar.v13i1.2
27
Weki, A. (2020). Makna Tubumusu Keda
Kanga Di Wilayah Ulayat Adat Liowolotolo
Dan Relevansinya Dengan Kehidupan
Menggereja Di Paroki Kristus Raja
Wolotolo, skripsi Sekolah Tinggi Filsafat
Katolik Ledalero, Sikka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Silvester M. Siso, Fabiola T.A. Kerong (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




