IMPLEMENTASI BUDAYA LOKAL DALAM PENATAAN DAERAHALIRAN SUNGAI UNTUK MENUNJANG PENGEMBANGANKAWASAN EKOWISATA
Keywords:
Budaya Lokal; Penataan Daerah Aliran Sungai; Kawasan EkowisataAbstract
Pulau Bali merupakan ikon pariwisata di Indonesia, masyarakat Bali sangat kuatmemelihara dan menjalankan adat istiadat yang dijiwai oleh ajaran Agama Hindu yang menjadi salahsatu modal sosial yang kuat untuk membangun desa secara berkelanjutan. Pembangunan desasecara keberlanjutan dapat dilakukan dengan pengembangan pariwisata dengan konsep ekowisataberbasis budaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pemberdayaan masyarakatmelalui implementasi budaya lokal dalam penataan daerah aliran sungai untuk menunjangpengembangan kawasan ekowisata dan mengetahui konsep budaya lokal sangat relevandiimplementasikan dalam penataan daerah aliran sungai untuk menunjang pengembangan kawasanekowisata. Metode yang digunakan yaitu analisis kualitatif melalui observasi secara langsung,wawancara serta dokumentasi. Hasil riset yaitu strategi pemberdayaan masyarakat dalam penataandaerah aliran sungai di Desa Peliatan adalah melalui partisipasi aktif masyarakat yang dimulai darikesadaran diri sendiri. Masyarakat Bali memiliki konsep budaya lokal yaitu Tri Hita Karana yangdigunakan untuk mendukung strategi pemberdayaan masyarakat dalam penataan daerah aliransungai. Tri Hita Karana sangat relevan diimplementasi dalam penataan daerah aliran sungai untukmenunjang pengembangan kawasan ekowisata karena dapat menjadi pedoman dalam menjalanikehidupan sehari-hari.
References
Adnyana, I. N. G. W., Ginantra, I. K., &
Astarini, I. A. 2020. Potensi
Pengembangan Ekowisata Di Desa
Peliatan, Kecamatan Ubud, Bali.
SIMBIOSIS. VIII(2):72-82.
Endah, K. 2020. Pemberdayaan masyarakat:
Menggali potensi lokal desa. Moderat:
Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1),
135-143.
Evita, R., Sirtha, I. N., & Sunartha, I. N. 2012.
Dampak perkembangan pembangunan
sarana akomodasi wisata terhadap
pariwisata berkelanjutan di bali. Jurnal
Ilmiah Pariwisata, 2(1): 109-222.
Pratiwi, L. P. K. 2018. Potensi pengembangan
ekowisata berbasis masyarakat sebagai
upaya pemberdayaan masyarakat
perkotaan di Daerah Aliran Sungai Ayung
(Studi kasus Tukad Bindu, Desa Kesiman,
Kecamatan Denpasar Timur). SOCA:
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. 12(1):
75-86.
Pusat Data Kementerian Agama RI. 2018.
Statistik Umat Beragama Setiap Provinsi
di Indonesia.
https://data.kemenag.go.id/agamadashbo
ard/statistik/umat. Diakses tanggal 10
Februari 2021.
Sugiyono, 2018. Metode Penelitian Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutjipta, 2010, Agribisnis Pembangunan
Setengah Hati, Universitas Udayana,
Denpasar.
UBUD, G. B. Analisis Daya Tarik Budaya Desa
Wisata Peliatan.
Wiana, I Ketut. 2004. Mengapa Balidisebut
Bali?. Surabaya:Paramita
Wisnawa, D. K. 2020. Implementasi Nilai-Nilai
Tri Hita Karana dalam Atraksi Wisata di
Pura Desa dan Puseh Desa Adat
Batuan. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah
Agama Dan Budaya. 5(1): 13-29.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Made Suparsa, Ni Kadek Muliani, Anak Agung Dea Manik Puspadewi, Ni Nyoman Aprilia Wiryastuti, I Dewa Ayu Agung Bintang Maharani Putri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




