INTERVENSI ERGONOMI DALAM PENGGUNAAN VIBRATORSEBAGAI ALAT PEMADAT BETON

Authors

  • I Made Sastra Wibawa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mahasaraswati Denpasar Author
  • Ni Putu Suda Nurjani Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mahendradatta Author

Keywords:

Vibrator; Beton; Intervensi Ergonomi

Abstract

Intervensi ergonomi merupakan sebuah upaya perubahan sikap kerja yang diharapkanmampu meringankan beban kerja pekerja. Beban kerja yang berlebihan akan berdampak terhadapkeselamatan dan kesehatan pekerja. Apabila pekerja sakit, target pekerjaan tidak akan bisa terlaksanadengan baik. Vibrator merupakan salah satu alat yang memberikan dampak besar bagi kualitas mutubeton. Beton tersusun atas campuran koral, semen, pasir, air dan biasanya ditambakan zat additiveuntuk meningkatkan kualitas. Mutu beton yang berkualitas dipengaruhi oleh tingkat kepadatan dankerapatan beton pada saat pencetakan. Untuk mendapatkan hasil beton yang baik dengan tekstur datardan rapat, diperlukan pemadatan yang baik dan dengan alat yang tepat. Untuk pengecoran yangberskala besar dan dimensi pengecoran yang tebal, kontraktor mempergunakan alat pemadat yangdisebut dengan mesin penggetar vibrator. Mesin vibrator merupakan alat penggetar, yang mana dalampengoperasiannya dapat menimbulkan gangguan pada tangan operator/pekerja seperti terasakesemutan apabila penggunaan alat vibrator dalam waktu yang lama dan terus menerus. Kebijakanpenggunaan vibrator mensyaratkan pekerja untuk menggunakan vibrator dengan cara dipegang, tidakboleh dilepas pada saat mesin dinyalakan, agar jarumnya tidak menyentuh bekisting maupun tulangan.Penelitian ini berupaya mengkaji lebih mendalam, sikap kerja pekerja dalam penggunaan vibrator,khususnya pada saat pembangunan gedung Rektorat Universitas Mahasarawati Denpasar, beralamatdi Jalan Kamboja No. 11 A Denpasar. Hasil pengamatan dan penelitian di lapangan menunjukkanbahwa besaran getaran yang terpapar pada pekerja/operator sangat mengganggu konsentarsi kerja,kenyamanan, keamanan, serta kesehatannya. Berdasarkan temuan ini diperlukan sebuah upayaintervensi ergonomi yaitu memasang spon pada handel vibrator, dan operator wajib menggunakansarung tangan, serta membuat shift kerja agar pekerja yang menjalankan mesin vibrator tidak terlalulama memegang kendali alat vibrator tersebut.

References

Agustin. C.P.M., 2013, Hubungan Masa Kerja

dan Sikap Kerja dengan Kejadian Sindrom

Terowongan Karpal pada Pembatik CV.

Pusaka Beruang Lasem, Skripsi,

Universitas Negeri Semarang, Jawa

Tengah.

Amri.S., 1991, Pengantar Teknologi Beton, ITS,

Surabaya.

Dirjen Pembinaan Pengawasan

Ketenagakerjaan, 2011, Peraturan Menteri

Tenaga Kerja dan Transmigrasi N0.:

13/MEN/X/2011, Himpunan Peraturan

Perundang-undangan Keselamatan dan

Kesehatan Kerja. Nilai Ambang Batas

Faktor Fisik di Tempat Kerja.

Hidayat. M. S., (2012), Hand Arm Syndrome

Pada Tenaga Kerja di Abadi Dental

Laboratorium Gigi Surabaya, Skripsi

Universitas Airlangga.

Mastha. A. F., Jayanti. S., Suroto, 2015,

Hubungan Getaran Lengan-Tangan

dengan Hand Arm Vibration Syndrome

pada Pekerja Bagian Pemotongan dan

Penghalusan Pengrajin Gitar di Sukoharjo,

Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal),

Vol. 3 Nomor 3, April 2015, (277-284),

ISSN: 2356-3346).

Nugraha. P., 1989, Teknologi Beton dengan

Antisipasi Terhadap Pedoman Beton,

Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Pandiangan. G., Wibawa. A., dan Adiputra. I.,

Adiatmika. I P. G., (2017), Hubungan Getaran Mekanis Mesin Gerinda dengan

Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada

Pekerja Bengkel Las di Kota Denpasar,

Majalah Ilmiah Fisioterafi Indonesia, Vol. 5

No. 1, (1-4)

Romansyah. E., Nazaruddin, dan Rusdin, 2018,

Analisis Ergonomi Tingkat Kebisingan dan

Getaran Mekanis Mesin Pengupas Kacang

Tanah Terhadap Keamanan Operator,

Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan

Biosistem, Vol. 6 No. 2, September 2018,

(141-147), DOI:

https://doi.org/10.29303/jrpb.v6i2.80 ,

ISSN: 2301-8119, e-ISSN: 2443-1353

Wangsadinata. W., 1971, Peraturan Beton

Indonesia, Direktorat Jendral Cipta Karya,

Jakarta.

Wignyosubroto. S., 2003, Ergonomi Studi Gerak

dan Waktu, Guna Widya.

Downloads

Published

2026-01-04