KONSEP PENATAAN SUNGAI BADUNG SEBAGAI RECREATIONAL WATERFRONT PADA KAWASAN TAMAN PANCING, DENPASAR

Anak Agung Ayu Sri Ratih Yulianasari, Desak Made Sukma Widiyani, Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja, Frysa Wiriantari

Abstract


Waterfront adalah daerah/bagian kota yang berbatasan dengan air, yang menyediakan sarana-sarana dan prasarana untuk kegiatan rekreasi, seperti taman, arena bermain, tempat pemancingan, dan fasilitas untuk kapal pesiar. Adanya upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui pemberberdayaan masyarakat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kawasan waterfront, Sungai Badung pada Kawasan Taman Pancing, Denpasar  berkembang menjadi salah satu objek recreational waterfront yang ramai dikunjungi oleh masyarakat. Tingginya daya tarik sungai pada kawasain ini ternyata menimbulkan persoalan tersendiri bagi lingkungan. Belum tertatanya peruntukan kawasan sekitar menimbulkan permasalahan yang jika tidak segera diatasi akan memberikan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melahirkan konsep penataan bagi kawasan sekitar Taman Pancing yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi masyarakat dan pemangku kebijakan terkait kemana arah pembangunan sungai di kawasan Taman Pancing ini. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, penelitian ini memaparkan permasalahan yang terjadi dan memberikan alternatif pemecahan dari permasalahan tersebut. Konsep penataan yang direkomendasikan terdiri dari tiga aspek utama: arsitektur, keteknikan, dan sosial-budaya-ekonomi. Aspek arsitektur membagi zona inti sungai dirancang sebagai ruang terbuka hijau dengan fasilitas jogging track, dermaga kecil, dan spot memancing. Zona penunjang menyediakan pusat kuliner dan perbelanjaan untuk menjaga ekosistem sungai dari pencemaran. Zona parkir disebar di beberapa titik untuk mengurangi kemacetan dan mendorong perekonomian lokal. Aspek keteknikan menekankan pengelolaan drainase dan pengelolaan sampah dengan pendekatan ekologis. Konsep ini tidak hanya memperkaya pengalaman wisata masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan sungai.


Keywords


Sungai Badung; recreational waterfront; penataan

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, I.A., Yusiana, L.S., Utami, N. W. F. (2019). Perencanaan Bantaran Sungai Bagian Hililr Tukad Badung untuk rekreasi di Kota Denpasar. Jurnal Arsitektur Lansekap, 5(2), 141-149. https://ojs.unud.ac.id/index.php/lanskap/article/download/54150/32097.

Anwar. (2017). Perancangan Kawasan Wisata Tepian Sungai Studi Kasus Pada Area Jembatan Kembar Sungguminasa - Gowa. Universitas Islam Negeri AlauddinMakasar.

Ari, S. A. (2018). Bab Ii ﻭﻋ. Kekurangan Serta Kelebihan Metode Hafalan, 22–52.

Muliawati, D. N., & Mardyanto, M. A. (2015). Perencanaan Penerapan Sistem Drainase Berwawasan Lingkungan (EkoDrainase) Menggunakan Sumur Resapan di Kawasan Rungkut. Jurnal Teknik ITS, 4(1), D16–D20.http://dx.doi.org/10.12962/j23373539.v4i1.8833

Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bandung: Ghalia Indonesia.

Pattiasina, M. K. (2018). Analisis Elemen – Elemen Pembentuk Citra Kota. 5(3), 449–460.

Penilai, T. I. M., Akademik, J., Penilai, T. I. M., & Akademik, J. (2023). Universitas Dwijendra. 0361, 3–4.

Sarinastiti, Ajeng (2014) KONSEP WATERFRONT PADA PERMUKIMAN ETNIS KALI SEMARANG. Masters thesis, Undip

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alphabet.

Taufan Hidjaz. (2004). Terbentuknya Citra Dalam Konteks Suasana Ruang. Dimensi Interior, 2(1), 51–65. http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/int/article/view/16246




DOI: https://doi.org/10.47532/jiv.v7i1.1010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Vastuwidya Indexed By :

Jurnal Ilmiah Vastuwidya site and its metadata are licensed under CC BY-SA

View My Stats