Determinan Volume Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia (HS 1511) Ke Lima Negara Tujuan Utama Tahun 2010 – 2024
DOI:
https://doi.org/10.47532/satyagraha.v9i2.671Keywords:
Ekspor minyak kelapa sawit, GDP, jumlah penduduk, tenaga kerjaAbstract
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gross Domestic Product (GDP) negara tujuan ekspor, jumlah penduduk negara tujuan ekspor, dan tenaga kerja sektor kelapa sawit Indonesia terhadap volume ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke lima negara tujuan utama, yaitu India, Tiongkok, Pakistan, Bangladesh, dan Amerika Serikat selama periode 2010–2024. Indonesia merupakan salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, namun perkembangan volume ekspornya cenderung mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa volume ekspor minyak kelapa sawit Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan produksi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi negara tujuan ekspor dan faktor produksi dalam negeri. Penelitian ini menggunakan data panel yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, World Bank, dan Direktorat Jenderal Perkebunan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel GDP negara tujuan ekspor, jumlah penduduk negara tujuan ekspor, dan tenaga kerja sektor kelapa sawit Indonesia berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke negara tujuan utama. Secara parsial, GDP negara tujuan ekspor dan tenaga kerja sektor kelapa sawit Indonesia berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor minyak kelapa sawit Indonesia, sedangkan jumlah penduduk negara tujuan ekspor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volume ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke negara tujuan utama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia agar mampu meningkatkan daya saing dan mempertahankan pasar ekspor di tingkat internasional.




