DETERMINAN PENDAPATAN PETANI KAKAO DI DESA BONGANCINA
DOI:
https://doi.org/10.47532/satyagraha.v9i2.670Keywords:
Luas Lahan, Produksi, Harga Jual, Pendapatan Petani KakaoAbstract
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh luas lahan, produksi, dan harga jual terhadap pendapatan petani kakao di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Perbedaan pendapatan petani dipengaruhi oleh variasi ketiga faktor tersebut serta rendahnya daya tawar petani akibat struktur pasar yang cenderung oligopsoni. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terhadap petani yang dipilih menggunakan proportional random sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan luas lahan, produksi, dan harga jual berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani. Namun, secara parsial hanya produksi dan harga jual yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan luas lahan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendapatan petani lebih ditentukan oleh tingkat produksi dan harga jual daripada luas lahan. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan petani perlu difokuskan pada peningkatan produktivitas, efisiensi pengelolaan usaha tani, serta penguatan akses pasar dan posisi tawar petani.
Kata kunci: Luas Lahan, Produksi, Harga Jual, Pendapatan Petani Kakao




