PENGARUH SISTEM PENILAIAN KINERJA DAN KEPUASANKERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION
Keywords:
Sistem Penilaian Kinerja, Kepuasan Kerja, Turnover IntentionAbstract
Analisis terhadap niat untuk berpindah pekerjaan yang dilakukan karyawan
pada suatu organisasi berdasarkan sistem penilaian kinerja dan kepuasan kerja menjadi tujuan dari penelitian ini. Terdapat beberapa faktor yang perannya memang berarti untuk mempengaruhi retensi karyawan dan stabilitas organisasi. Faktor itu ialah sistem penilaian kinerja dan kepuasan kerja. Memahami hubungan antara faktor-faktor ini dapat membantu organisasi dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Peneliti memilih metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Teknik memperoleh sampel di penelitian ini dilakukan dengan acak berdasarkan berbagai departemen di organisasi terkait. Pengumpulan datanya memanfaatkan kuesioner yang dirancang khusus agar keterlibatan dari variabel sistem penilaian kinerja, kepuasan kerja dan turnover intention dapat terukur. Perangkat lunak statistik dapat membantu untuk menganalisis datanya dimana menggunakan analisis regresi berganda. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengaruh negatif dan signifikan memang nyata diberikan oleh sistem penilaian kinerja untuk turnover intention. Hal ini menunjukkan bahwa semakin
baik sistem penilaian kinerja yang diterapkan di organisasi, semakin rendah tingkat niat karyawan untuk berpindah pekerjaan. Selain itu, pengaruh negatif dan signifikan dari kepuasan kerja memang nyata terhadap turnover intention. Pekerjaan yang dapat memberikan rasa puas untuk karyawan, maka niatnya untuk berpindah pekerjaan juga lebih rendah. Melalui penelitian ini, maka bagi organisasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap turnover intention dapat dipahami dengan lebih baik lagi. Temuan ini dapat digunakan oleh organisasi untuk meningkatkan sistem penilaian kinerja dan memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerjasehingga dapat mengurangi tingkat turnover karyawan.




