Pengaruh Keseimbangan Kerja dan Kehidupan serta Keterlibatan Pegawai Terhadap Keinginan Tinggalkan Pekerjaan
DOI:
https://doi.org/10.47532/satyagraha.v9i1.158Keywords:
I Nyoman Resa Adhika , Ni Putu Yeni AstitiAbstract
Abstract: 5 hingga 13 persen dari pegawai BPR di wilayah Gianyar memilih untuk keluar dari perusahaan. Ini mungkin disebabkan oleh kesulitan mereka dalam menyelaraskan pekerjaan dengan kehidupan pribadi, serta kurangnya rasa keterikatan mereka terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana keseimbangan kerja dan kehidupan serta keterlibatan pegawai mempengaruhi keinginan untuk pindah kerja. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pegawai BPR di wilayah Gianyar, yang berjumlah 79 orang. Dalam penelitian ini, semua sampel yang digunakan adalah 79 orang pegawai, yang diambil melalui metode sensus. Proses pengolahan dan analisis data dilakukan dengan cara menggunakan teknik analisis regresi linier berganda serta regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kerja dan kehidupan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan pegawai. Keseimbangan kerja dan kehidupan juga berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap keinginan untuk pindah kerja. Selain itu, keterlibatan pegawai juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan untuk pindah kerja.
Kata kunci : Work-Life Balance, Employee Engagement, Turnover Intention




